Selamat ulang tahun, Mamah.

kepadamu, ibu

sesak nafasmu adalah aku
  mengganjal, mendiamkan dan memberimu waktu,
rehatlah
dan memohon doa
air matamu adalah aku
mengucur, merah padam, membengkakkan matamu
yang indah itu.

Senyum-mu adalah aku
Tentang pelukan-pelukan  yang sempat kutolak
kemudian aku merindunya,
membayarnya menciumpi pakaianmu, kusimpan bau tubuhmu
lukamu adalah aku
tangis tengah malam
kaucurahkan lewat doa, kata, dan imaji yang kaya

doamu adalah aku        
kan?
Lewat kepercayaan, ketabahan luar biasa
Keberanian yang tidak perlu ditanyakan
Mamah, ibu yang paling luar biasa.
Aku tidak pandai berkata-kata
Gagu karenamu, penguasa kata-kata,
Pemilik imaji, letupan kasih membuat iri,

>Selamat ulang tahun, Mamah.

Tentang kau dan hal-hal yang mencintaimu

 

Tentang ikan-ikan yang kau beri makan,

                Dari tanganmu, yang bergurat, kemudian keriput
                Namun penuh cinta kasih

Tentang tokoh-tokoh yang kau ciptakan,

                Yang fana, kemudian hidup
                Dari memorimu, perjalanan waktumu
                Yang kadang pahit, namun kau telan
                Manis yang kau kais dari senyummu     
                Sederhana, hangat bersahaja

Tentang air mata yang mencurangimu,                               

                Jangan kau simpan sendiri,
                Mari berbagi duka dan
                Senda gurau
                Langit senja

Tentang laki-laki yang kau cintai,

                Tak pernah menyesal mengenalmu
                Pelukan matamu, menyanderanya
                Ucapanmu seperti mantra
                Tangis yang kau tahan adalah doa

Tentang kau, aku gagu.

                Menyerah aku pada kata-kata
                Menyerah aku pada kasihmu.
                Luas seperti samudra
                Sejuk bagai embun

Mereka berbisik,

Semesta pun berucap,

Jangan pergi, itu saja.

Aku selalu rindu bau tubuhmu

 

Selamat ulang tahun, Mamah.
Usah kau merasa sendiri,
Hiduplah, karena “Mati kau dikoyak sepi”
Semesta mencintaimu.

 

Pengkol, 12 Agustus 2012 22:00 WIB

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s