Senja dan Perjalanan

Untuk Tuhanku Yang Maha Baik,

Yang Maha Pemberi Hadiah

 

jingga senja sore itu

hadiah untukku bukan?

dalam sebuah perjalanan

sempat Kau titipkan

lewat batas hari dan

camar yang beranjak pulang

juga lewat tatap mata itu

diam menyimpan kata

terkesima akan cakra

langit menitipkan isyarat

akan datang malam

 

Segera berpisah kita dengan matahari

ia titipkan hadiahnya padamu

sisa senja kau simpan

di nanar mata

di hati yang terus terpaut

di tawa yang diam

di tangis yang miris

 

Saat senja pulang

dan kita masih mendengar

deru perjalanan

detik yang mengantar tujuan,

kau buka pelan-pelan

sisa hadiah senja tadi

di dongeng malam

 

Tak usah khawatir tentang esok, katamu

jangan kau hina Tuhan dengan kekhawatiran

akan ada lagi mentari

kita akan buat senja cemburu,

katamu sekali lagi

 

kepada kita yang setia akan bahagia

sedang senja,

selalu tinggalkan mentari

cemburulah senja, pada kebersamaan kita……..

 

kau rapikan selimutku

usai sudah cerita tentang senja

kita berdua bersiap

ikhlas dengan malam

9:11, Terban🙂

One comment

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s