Belakang Rumah

Mengapa bicarakanku di belakang rumah?

Berbisik

Padahal mataku di mana-mana

pada ilalang yang nakal tumbuh

pada daun yang menanti embun

pada ayunan yang kadang diam

Katanya berani

mari ke sini

Kalau berani tampar aku

Kita beradu secara laki-laki

Kadang aku memang memakai perasaan

Pun aku siap beradu alasan

Toh, hanya alasan!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s